Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern

7 Views     8 Downloads

Authors

  • Muhammad Ghozi Azzubair Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Jawa Barat, Indonesia
  • Muhammad Imaduddin Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Jawa Barat, Indonesia

Keywords:

Munasabah, Awwāb, Hedonisme, Pembinaan Umat

Abstract

Hedonisme sebagai orientasi hidup yang menempatkan kesenangan materi sebagai tujuan utama telah melahirkan berbagai krisis moral dan kesehatan mental, seperti meningkatnya perilaku kriminal, lemahnya pengendalian diri, serta degradasi nilai spiritual. Kondisi ini mendorong perlunya upaya penguatan nilai Qur’ani sebagai solusi alternatif. Pengabdian ini bertujuan merelevansikan nilai frasa awwāb melalui munāsabah kisah Nabi Dāwūd, Nabi Sulaimān, dan Nabi Ayyūb dalam Surah Ṣād sebagai landasan pembinaan karakter umat di tengah krisis hedonisme. Metode yang digunakan adalah pengabdian berbasis edukatif dengan pendekatan kajian tematik Al-Qur’an, diskusi keagamaan, dan internalisasi nilai spiritual kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa karakter awwāb yang tercermin pada ketiga nabi berupa sikap taubat, kesabaran, pengendalian diri, dan ketundukan kepada Allah mampu membentuk kesadaran spiritual yang menjadi benteng dari gaya hidup konsumtif dan hedonistik. Kesimpulannya, nilai awwāb dalam kisah para nabi Surah Ṣād relevan dijadikan basis pembinaan moral dan mental sebagai solusi Qur’ani terhadap krisis hedonisme masa kini.

References

Adirasa, Ery Santika, Mohammad Zadittaqwa, and Laily Fitriani. “Pemaknaan Ni’mal Abdu Dalam Quran : Studi Tafsir Al Munir Wahbah Az-Zuhaili: THE MEANING OF NI’MAL ABDU IN THE QURAN: A STUDY OF TAFSIR AL MUNIR WAHBAH AZ-ZUHAILI.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist 7, no. 1 (2024): 67–86. https://doi.org/10.35132/albayan.v7i1.486.

Ahmad, Nehru Millat. “KEADILAN SOSIAL: STUDI KISAH NABI DAUD DALAM TAFSIR IBNU KATHĪR.” Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 9, no. 1 (2022): 29–40. https://doi.org/10.21580/wa.v9i1.11378.

Chaliqnasyinda, Risalatul, and Silvinatin Al Masithoh. “Nilai Moral Kisah Nabi Ayub dalam Al-Quran (Studi Tafsir Tematik Wahbah Zuhaili dalam Kitab Al-Munir).” FIRDAUS 1, no. 01 (2022): 14–33.

Fakih -, M. Faesal. “Bagaimana Masalah Ekonomi Menggerogoti Kesehatan Mental Masyarakat?” Kompas.id, November 5, 2025. https://www.kompas.id/artikel/bagaimana-masalah-ekonomi-menggerogoti-kesehatan-mental-masyarakat.

Fiamrillah, Isbir. “Fenomena Hedonisme Perspektif Al-Qur’an Dan Eksistensinya Di Generasi Millenial.” Undergraduate, IAIN Kediri, 2024. https://doi.org/10/20102027_surat%252520pernyataan.pdf.

Hakim, Fikri Alfani. “The Qur’anic Reflection on Hedonism: Contemplative Study of the Stories of Saba’ and Qarun in the Qur’an.” Aqwal: Journal of Qur’an and Hadis Studies 6, no. 2 (2025): 157–79. https://doi.org/10.28918/aqwal.v6i2.12436.

Munawaroh, Siti. “Israiliyyat Kisah Nabi Sulaiman Dalam Tafsir Thabari.” Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir 2, no. 1 (2018): 16–26. https://doi.org/10.58438/alkarima.v2i1.83.

Nazwa. “Budaya Konsumtif: Akar Kemiskinan yang Kita Ciptakan Sendiri.” TangerangDaily, October 21, 2025. https://tangerangdaily.id/budaya-konsumtif-akar-kemiskinan-yang-kita-ciptakan-sendiri?page&name=budaya-konsumtif-akar-kemiskinan-yang-kita-ciptakan-sendiri.

SINDOnews Internasional. “Surat Shaad: Doa Nabi Sulaiman untuk Mempercepat Rezeki.” Accessed December 5, 2025. https://kalam.sindonews.com/read/514566/69/surat-shaad-doa-nabi-sulaiman-untuk-mempercepat-rezeki-1629277710.

Srihastuti, Rika, and Puti Priyana. “Tinjauan Kriminologi Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Di Wilayah Hukum Polres Karawang (Studi Putusan Nomor 155/Pid.B/2022/pn. kWG).” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 4 (2024): 766–80. https://doi.org/10.5281/zenodo.10532764.

“Surah Sad 38:27-40 - Menuju Pemahaman Al-Quran - Tafsir Terjemah Al-Quran - Tafheem Ul Quran.” Accessed December 6, 2025. https://www.islamicstudies.info/tafheem.php?sura=38&verse=30&to=40.

Syarifah, Lailatus. “‘Ibrah Dari Kisah Nabi Sulaiman Dalam al-Qur’an Di Era Kontemporer.” Undergraduate, IAIN Kediri, 2019. https://etheses.iainkediri.ac.id/2014/.

Team, Almaany. “Terjemahan Dan Arti Kata أواب Dalam Bahasa Indonesia, Kamus Istilah Bahasa Indonesia Bahasa Arab Halaman.” Accessed December 10, 2025. https://www.almaany.com/id/dict/ar-.

Uzma, Zikria, and Siti Masyithoh. “Tantangan dan Peluang Implementasi Nilai-Nilai Akhlak dalam Kehidupan Masyarakat Modern.” Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 2 (2024): 31–38.

Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir: Fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj, Damaskus (Daar Al Fikri), 2009

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Muhammad Ghozi Azzubair, & Muhammad Imaduddin. (2026). Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern. THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 37–49. Retrieved from https://ejurnal.iailm.ac.id/index.php/thoriqotuna/article/view/1821
Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern | THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam

Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern

7 Views     8 Downloads

Authors

  • Muhammad Ghozi Azzubair Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Jawa Barat, Indonesia
  • Muhammad Imaduddin Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Jawa Barat, Indonesia

Keywords:

Munasabah, Awwāb, Hedonisme, Pembinaan Umat

Abstract

Hedonisme sebagai orientasi hidup yang menempatkan kesenangan materi sebagai tujuan utama telah melahirkan berbagai krisis moral dan kesehatan mental, seperti meningkatnya perilaku kriminal, lemahnya pengendalian diri, serta degradasi nilai spiritual. Kondisi ini mendorong perlunya upaya penguatan nilai Qur’ani sebagai solusi alternatif. Pengabdian ini bertujuan merelevansikan nilai frasa awwāb melalui munāsabah kisah Nabi Dāwūd, Nabi Sulaimān, dan Nabi Ayyūb dalam Surah Ṣād sebagai landasan pembinaan karakter umat di tengah krisis hedonisme. Metode yang digunakan adalah pengabdian berbasis edukatif dengan pendekatan kajian tematik Al-Qur’an, diskusi keagamaan, dan internalisasi nilai spiritual kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa karakter awwāb yang tercermin pada ketiga nabi berupa sikap taubat, kesabaran, pengendalian diri, dan ketundukan kepada Allah mampu membentuk kesadaran spiritual yang menjadi benteng dari gaya hidup konsumtif dan hedonistik. Kesimpulannya, nilai awwāb dalam kisah para nabi Surah Ṣād relevan dijadikan basis pembinaan moral dan mental sebagai solusi Qur’ani terhadap krisis hedonisme masa kini.

References

Adirasa, Ery Santika, Mohammad Zadittaqwa, and Laily Fitriani. “Pemaknaan Ni’mal Abdu Dalam Quran : Studi Tafsir Al Munir Wahbah Az-Zuhaili: THE MEANING OF NI’MAL ABDU IN THE QURAN: A STUDY OF TAFSIR AL MUNIR WAHBAH AZ-ZUHAILI.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist 7, no. 1 (2024): 67–86. https://doi.org/10.35132/albayan.v7i1.486.

Ahmad, Nehru Millat. “KEADILAN SOSIAL: STUDI KISAH NABI DAUD DALAM TAFSIR IBNU KATHĪR.” Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 9, no. 1 (2022): 29–40. https://doi.org/10.21580/wa.v9i1.11378.

Chaliqnasyinda, Risalatul, and Silvinatin Al Masithoh. “Nilai Moral Kisah Nabi Ayub dalam Al-Quran (Studi Tafsir Tematik Wahbah Zuhaili dalam Kitab Al-Munir).” FIRDAUS 1, no. 01 (2022): 14–33.

Fakih -, M. Faesal. “Bagaimana Masalah Ekonomi Menggerogoti Kesehatan Mental Masyarakat?” Kompas.id, November 5, 2025. https://www.kompas.id/artikel/bagaimana-masalah-ekonomi-menggerogoti-kesehatan-mental-masyarakat.

Fiamrillah, Isbir. “Fenomena Hedonisme Perspektif Al-Qur’an Dan Eksistensinya Di Generasi Millenial.” Undergraduate, IAIN Kediri, 2024. https://doi.org/10/20102027_surat%252520pernyataan.pdf.

Hakim, Fikri Alfani. “The Qur’anic Reflection on Hedonism: Contemplative Study of the Stories of Saba’ and Qarun in the Qur’an.” Aqwal: Journal of Qur’an and Hadis Studies 6, no. 2 (2025): 157–79. https://doi.org/10.28918/aqwal.v6i2.12436.

Munawaroh, Siti. “Israiliyyat Kisah Nabi Sulaiman Dalam Tafsir Thabari.” Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir 2, no. 1 (2018): 16–26. https://doi.org/10.58438/alkarima.v2i1.83.

Nazwa. “Budaya Konsumtif: Akar Kemiskinan yang Kita Ciptakan Sendiri.” TangerangDaily, October 21, 2025. https://tangerangdaily.id/budaya-konsumtif-akar-kemiskinan-yang-kita-ciptakan-sendiri?page&name=budaya-konsumtif-akar-kemiskinan-yang-kita-ciptakan-sendiri.

SINDOnews Internasional. “Surat Shaad: Doa Nabi Sulaiman untuk Mempercepat Rezeki.” Accessed December 5, 2025. https://kalam.sindonews.com/read/514566/69/surat-shaad-doa-nabi-sulaiman-untuk-mempercepat-rezeki-1629277710.

Srihastuti, Rika, and Puti Priyana. “Tinjauan Kriminologi Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Di Wilayah Hukum Polres Karawang (Studi Putusan Nomor 155/Pid.B/2022/pn. kWG).” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 4 (2024): 766–80. https://doi.org/10.5281/zenodo.10532764.

“Surah Sad 38:27-40 - Menuju Pemahaman Al-Quran - Tafsir Terjemah Al-Quran - Tafheem Ul Quran.” Accessed December 6, 2025. https://www.islamicstudies.info/tafheem.php?sura=38&verse=30&to=40.

Syarifah, Lailatus. “‘Ibrah Dari Kisah Nabi Sulaiman Dalam al-Qur’an Di Era Kontemporer.” Undergraduate, IAIN Kediri, 2019. https://etheses.iainkediri.ac.id/2014/.

Team, Almaany. “Terjemahan Dan Arti Kata أواب Dalam Bahasa Indonesia, Kamus Istilah Bahasa Indonesia Bahasa Arab Halaman.” Accessed December 10, 2025. https://www.almaany.com/id/dict/ar-.

Uzma, Zikria, and Siti Masyithoh. “Tantangan dan Peluang Implementasi Nilai-Nilai Akhlak dalam Kehidupan Masyarakat Modern.” Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 2 (2024): 31–38.

Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir: Fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj, Damaskus (Daar Al Fikri), 2009

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Muhammad Ghozi Azzubair, & Muhammad Imaduddin. (2026). Munasabah Kisah Para Nabi dalam Surah Shād dan Analisis Frasa Awwāb: Relevansinya terhadap Krisis Hedonisme Modern. THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 37–49. Retrieved from https://ejurnal.iailm.ac.id/index.php/thoriqotuna/article/view/1821