Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam

1358 Views     818 Downloads

Authors

  • Aaf Kurnia IAILM Suryalaya
  • Oyib Sulaeman IAILM Suryalaya
  • Asep Nuhdi Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

DOI:

https://doi.org/10.47971/tjpi.v6i2.818

Keywords:

Pendidikan Budi Pekerti, Ki Hadjar Dewantara, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara dalam konteks pendidikan islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka atau (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif deduktif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu studi pustaka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) serta dalam pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi data. Bardasarkan hasil pengolahan data bahwa : 1). Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara terdiri dari beberapa konsep yaitu maksud dan tujuan pendidikan budi pekerti adalah berusaha memberikan nasehat-nasehat, materi-materi, anjuran-anjuran yang dapat mengarahkan anak pada keinsyafan dan kesadaran akan perbuatan baik yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dari masa kecilnya sampai masa dewasa. 2). Nilai-nilai pendidikan budi pekerti memuat tentang nilai-nilai luhur yang berakar pada agama, adat istiadat, dan budaya bangsa yang digunakan untuk mengembangkan kepribadian manusia supaya menjadi manusia yang lebih baik yang berlandaskan al-Quran dan as-Sunnah. 3). Relevansi pendidikan budi pekerti dengan pendidikan islam setidaknya tercermin tiga hal Pertama, pada tujuan pendidikan yang mengarah pada tujuan umat manusia pada umumnya. Kedua, sumber pendidikan Ki Hadjar lebih ke arah Pancadharma yang menjadi sumbernya tapi di dalam tersirat nilai-nilai yang terkandung dalam al-Quran dan Hadits. Ketiga, dari kedudukan seorang pengajar/guru dan murid, dimana antara keduanya mempunyai kemiripan dalam memposisikan guru yaitu harus digugu dan di tiru atau suri tauladan (Ustwatun Hasanah) dan murid harus taat pada guru.

Published

2023-12-15

How to Cite

Kurnia, A., Sulaeman, O., & Nuhdi, A. (2023). Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 70–81. https://doi.org/10.47971/tjpi.v6i2.818

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam | THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam

Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam

1358 Views     818 Downloads

Authors

  • Aaf Kurnia IAILM Suryalaya
  • Oyib Sulaeman IAILM Suryalaya
  • Asep Nuhdi Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

DOI:

https://doi.org/10.47971/tjpi.v6i2.818

Keywords:

Pendidikan Budi Pekerti, Ki Hadjar Dewantara, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara dalam konteks pendidikan islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka atau (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif deduktif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu studi pustaka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) serta dalam pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi data. Bardasarkan hasil pengolahan data bahwa : 1). Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara terdiri dari beberapa konsep yaitu maksud dan tujuan pendidikan budi pekerti adalah berusaha memberikan nasehat-nasehat, materi-materi, anjuran-anjuran yang dapat mengarahkan anak pada keinsyafan dan kesadaran akan perbuatan baik yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dari masa kecilnya sampai masa dewasa. 2). Nilai-nilai pendidikan budi pekerti memuat tentang nilai-nilai luhur yang berakar pada agama, adat istiadat, dan budaya bangsa yang digunakan untuk mengembangkan kepribadian manusia supaya menjadi manusia yang lebih baik yang berlandaskan al-Quran dan as-Sunnah. 3). Relevansi pendidikan budi pekerti dengan pendidikan islam setidaknya tercermin tiga hal Pertama, pada tujuan pendidikan yang mengarah pada tujuan umat manusia pada umumnya. Kedua, sumber pendidikan Ki Hadjar lebih ke arah Pancadharma yang menjadi sumbernya tapi di dalam tersirat nilai-nilai yang terkandung dalam al-Quran dan Hadits. Ketiga, dari kedudukan seorang pengajar/guru dan murid, dimana antara keduanya mempunyai kemiripan dalam memposisikan guru yaitu harus digugu dan di tiru atau suri tauladan (Ustwatun Hasanah) dan murid harus taat pada guru.

Published

2023-12-15

How to Cite

Kurnia, A., Sulaeman, O., & Nuhdi, A. (2023). Konsep nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 70–81. https://doi.org/10.47971/tjpi.v6i2.818

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.