Konsep Pendidikan Seks Pranikah Dalam Kitab Fathul Izar
DOI:
https://doi.org/10.47971/tjpi.v8i1.1510Keywords:
Islamic Psychology, Premarital Sex Education, Book of Fathul IzarAbstract
The nature of humans and animals was created to pair for the sake of progeny. Humans, with their intellect and thinking ability, are responsible for managing this aspect wisely. The essence of marriage is the presence of a child who becomes a qurrota a'yun, a soothsayer, and a valuable treasure for parents. Children are also a field of charity that can pray for parents in the grave. Parents hope that their children will be able to memorize the Qur'an, be filial, and intelligent. However, not all children meet these expectations, despite educational efforts. Many children grow up with morals that are far from spiritual values, so parents' expectations are not met. Based on research, there are various problems that can cause abnormalities in children, one of which is related to the way parents have sex. Islam regulates all aspects of life, including marriage and intercourse, in detail. One solution is to explore the Book of Fathul Izar by K.H Abdullah Fauzi, which discusses marriage with Focus on intercourse, including timing, ordinances, ethics, and related prayers. This research aims to understand the concept and benefits of premarital-sex education in Islam, as well as its explanation in Fathul Izar. The method used is qualitative descriptive, through literature studies, interviews, observations, and documentation. The results of the study show that premarital sex education aims to prepare couples for a harmonious family according to religious teachings. It also includes knowledge of reproductive health and risk avoidance related to sexual activity. This education helps to understand not only sexuality and husband-wife relationships, but also couple psychology. Therefore, it is recommended that adolescents avoid sex outside of marriage and brides-to-be follow premarital sex education guidance. With a good education, future generations are expected to build families that are full of affection and mutual respect.
References
Aisyah, S. (2020). Pencegahan Risiko Kesehatan Reproduksi dalam Pendidikan Seks Pranikah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 78–89.
Atabik, A., & Mudhiiah, K. (2014). Pernikahan dan Hikmahnya Perspektif Hukum Islam. Yudisia, 5(2), 286–316.
A’yun, C. Q., & Nanik P. (2015). Peran Orangtua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Studi Kasus Pada Keluarga Muslim Pelaksana Homeschooling). Jurnal Indigenous, 13(2), 33–40.
Balqis, S. S. (2021). Konsep Pendidikan Islam Menurut Hasan Al-Banna dan Ahmad Dahlan (Study Komparatif). 1–2.
Bustan, R. (2015). Persepsi Dewasa Awal Mengenai Kursus Pranikah. Jurnal AL-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 3(1), 82–95.
Darussalam, A. (2017). Pernikahan Endogami Perspektif Islam Dan Sains. Jurnal Tahdis, 8(1), 1–20.
Eko Edy Susanto, dkk. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Sukmawati Fatma, Ed.; Cetakan Pertama). Pradina Pustaka Grup.
Erliani, adah. (2018). Konsepsi Al-Qur’an Tentang Pendidikan Seks Pada Anak.
Fantria, I. (2021). Konsep Pendidikan Pranikah Dalam Islam (Studi Komparatif Pada Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam Karya Abdullah Nasih Ulwan). Skripsi, 36–40.
Firdaus, A. (2020). Menjaga Kehormatan dan Kesucian Diri sebagai Bagian dari Konsep Pendidikan Seks Pranikah dalam Islam. Jurnal Studi Agama, 11(1), 67–82.
Hatipah, I., Triana, R., & Rokim, S. (2018). Anak Sebagai Qurratu A’Yun Dalam Perspektif Al-Qur’an. Al - Tadabbur : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 03(2), 137–156. https://doi.org/10.30868/at.v3i02.314
Hidayat, A. (2020). Rasa Saling Menghormati dan Kasih Sayang dalam Hubungan Seksual Pasangan Suami Istri. Jurnal Bimbingan Pernikahan, 7(1), 56–67.
Huda, M. (2019). Konsep Zina dalam Perspektif Islam dan Implikasinya bagi Pendidikan Seks Pranikah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(2), 123–138.
Humaira, R. (2019). Meningkatkan Kepuasan Seksual Pasangan Suami Istri melalui Pendidikan Seks Pranikah. Jurnal Keluarga Sakinah, 13(2), 89–100.
Ilyas Daud, dkk. (2024). Pendidikan Seks Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 3(7), 482–483. https://bajangjournal.com/index.php/JPDSH
Jannah, F. (2018). Peran Keluarga dalam Memberikan Pendidikan Seks Pranikah bagi Remaja. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 7(1), 45–58.
K.H Abdullah Fauzi. (2008). Kitab Fathu Al-Izar fi Kasyfi Al-Asrar Al-Awqat Al-Hartsi wa Khalqah Al-Abkar.
Khairunnisa, dkk. (2023). Persepsi Remaja Mengenai Pendidikan Seksual. Jurnal Pendidikan Tambusa, 7(1), 3777–3781.
Kher, N. dkk. (2023). Pendidikan Seks Dalam Al-Qur’an Dan Hadits Serta Peranan Orang Tua Dalam Pengenalan Seks Terhadap Anak. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM), 1(3), hlm 31-40.
Kurniawati, E., & Bakhtiar, N. (2018). Manusia Menurut Konsep Al- Qur ` an dan Sains. Journal of Natural Science and Integration, 1(1), 78–94.
Mazaya, V. (2014). Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Sejarah Islam. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 9(2), 323–344. https://doi.org/10.21580/sa.v9i2.639
Mirzaqon. T, A. dan B. P. . (2017). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. Jurnal BK Unesa, 8(1).
Muslich, I. M., Ni’mah, M., & Kiromi, I. H. (2023). Pentingnya Pengenalan Pendidikan Seks Dalam Pencegahan Sexual Abuse Pada Anak Usia Dini. GENERASI EMAS Jurnal Pendidikan, 6(2), 32–33.
Najihah, B. N. (2021). Seksualitas Perempuan Dalam Kitab Fathul-Izar. Jurnal Al-Ibanah, 06–01, 6–12.
Nurlaili, N. (2021). Peran Pendidikan Seks Pranikah dalam Islam dalam Membangun Karakter Moral dan Etika Bagi Kaum Muda. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–60.
Rahmawati, A. (2018). Peran Orang Tua dalam Memberikan Pendidikan Seks Pranikah bagi Anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(1), 23–36.
Sari, D. (2020). Memahami Perkembangan Usia dan Kematangan Psikologis dalam Pendidikan Seks Pranikah di Kalangan Remaja. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(1), 45–57.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. ALFABETA, CV.
Sukiyani, F., & Zamroni. (2014). Pendidikan Karakter dalam Lingkungan Keluarga. SOCIA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 11(1), 57–70. https://doi.org/10.21831/socia.v11i1.5290
Suryani, L. (2019). Konsep Pernikahan dalam Islam dan Implikasinya bagi Pendidikan Seks Pranikah. . Jurnal Pendidikan Keluarga, 8(2), 92–107.
Syekh Muhmmad At-Tihami. (1884). Kitab Qurratul Uyun .
Tim Penerjemah Al-Qur’an Kemenag RI. (2019). Tim Kementrian Agama RI, Al-Qur‟an dan Terjemahnya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Balitbang Diklat Kemenag RI.
Umroh, H. (2021). Mengatasi Permasalahan Seksual dalam Pernikahan melalui Pendidikan Seks Pranikah. Jurnal Bimbingan Konseling Islam , 10(1), 78–89.
Ushuluddin, F., Raden, I., & Abstrak, I. L. (2015). Hadits-hadits Tentang Pendidikan Seks (Vol. 9, Issue 1).
Yahya, A. (2019). Pendidikan Seks Pranikah dalam Islam Perspektif KH. Abdullah Fauzi (Telaah Kitab Fath Al-Izar). Skripsi, 1–10.
Yusuf, A. (2021). Pemahaman Kesuburan, Kehamilan, dan Perawatan Kehamilan dalam Pendidikan Seks Pranikah.Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 56–67.
Zuriana, E. (2018). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kenakalan Remaja. XII(11), 112–117.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
.png)


1.png)








